Sosok Inspiratif Part II : Pandji Pragiwaksono

Well guys, dengan ini gw mengucapkan selamat hari Rabu malam 😀

Minggu ini sebenernya rada berat buat gw. Bukan masalah kerjaan–lantaran project yang baru belum dimulai–tapi karena dalam seminggu ini gw harus membuat dua skenario drama untuk acara perayaan Natal tanggal 13 nanti. Skenario yang satu untuk anak-anak remaja, hmmm…oke, itu lumayan kepikiran, tapi yang satu lagi skenarionya untuk bapak-bapak, yang dimana gw harus memikirkan suatu kehidupan yang jauh lebih dewasa, padahal gue masih (ehm) muda! Dan yang paling menantang dalam pembuatan skenario untuk bapak-bapak ini adalah gw harus membuat skenario bernuansa “dagelan”. Mumet aku mumet.

Btw, bagi yang merasa udah baca postingan gw sebelumnya, pasti kalian tau kalau terakhir gw nulis skenario drama itu waktu gw SMP. Tapi biar demikian gw merasa tertantang untuk mengembangkan talenta gw yang satu ini. Motivasi yang terutama tentu untuk pelayanan, selanjutnya siapa tau suatu saat gw bisa jadi sutradara, atau at least menjadi script writer untuk suatu film terkenal lah. Amiiinnn 😀

Sebagai anak METAL (Baca : MElankolis toTAL) dan kadar Sanguin gw sedikit, gw merasa ga bisa ngelucu, meskipun gw tukang ngakak. Oleh sebab itu gw menkondisikan diri sendiri supaya sense of humor gw bisa meningkat. Maka gw cari deh tuh video-video lucu di YouTube. Gw inget, gw dulu pernah ketawa ngakak guling-guling pas nonton Stand Up Comedy-nya Raditya Dika dan Pandji Pragiwaksono.  Setelah gw liat lagi videonya Bang Radit, hmmm…udah ga lucu lagi. Atau mungkin karena gw udah gede kali ya, jadi udah ga ngena lagi Stand Up Comedy yang bertema cinta2an gitu, lagian video Stand Upnya Radit sedikit juga. Nah, setelah gw klik link YouTubenya Mas Pandji, waini…memang dia salah satu pelawak terbaik yang gw tau ada di Indonesia! Ekspresif, cerdas, blak-blakan, tapi ga kasar, norak dan murahan. Setelah gw nontonin abis satu videonya, kemudian gw tonton abis juga video2nya Mas Pandji yang laen, Bhinekka Tunggal Tawa, Merdeka dalam Bercanda sama Mesakke Bangsaku gw tonton abis semua! Sakit perut deh gw udahannya, wkwk :D. Sule menurut gw juga salah satu komedian segala-bisa yang patut diacungi jempol juga btw.

Ga hanya itu, gw googling juga profil dia buat cari tau tentang hidup dia lebih lanjut. Ternyata dia punya website pribadi di http://www.pandji.com. Hmmm…gw kagum sama hidup dia. Ternyata dia lulusan Seni Rupa ITB. Untuk sampai ke tahap sekarang, dimana Mas Pandji sekarang tour keliling Eropa sampai Cina sama temen2 Comic yang lain, bukan dicapai dengan jalan yang mudah. Dia ternyata seorang rapper, tapi albumnya kurang laku. Tapi dia tetep ga nyerah sampe akhirnya menelurkan empat album. Dia pernah jadi presenter “kacangan” di acara KENA DEH dan jadi presenter acara olahraga basket karena berkaitan dengan hobbynya juga. Dia ternyata seorang ilustrator komik. Dia menulis beberapa buku juga. Dia pernah jadi penyiar di HardRock Fm. juga. GILA NI ORANG, apa aja dijabanin men!

Ngomong-ngomong tentang mengembangkan talenta, sosok Pandji Pragiwaksono adalah orang yang patut dicontoh. Ada orang yang mudah mencapai sukses, tapi seorang Pandji butuh bertahun lamanya untuk menjadi terkenal dan diakui karyanya di dunia entertainment seperti sekarang. Dia ga nyerah gitu aja, dan terus bekerja keras. Mungkin ada kalanya dia hampir menyerah, tapi dia terus mencoba.

Ada satu kalimat dari website pribadi dia yang gw suka :

Ada masa dlm hidup saya ketika bangun selalu siang, nyantai-nyantai di kamar, nonton DVD seharian, atau nongkrong bersama teman teman, tapi makan selalu ngutang.
Makanya kalau tubuh terasa letih karena bekerja seharian, saya tau saya sedang melakukan hal yg benar.

Mencapai mimpi seringkali ga mudah, tapi yang paling penting adalah coba dulu untuk kembangkan talentamu, meskipun ada kalanya gagal. Tapi seenggaknya udah nyoba kan? Kalo ga nyoba, lu pasti gagal, karena kemungkinan untuk berhasilnya nol.

“Yang gagal tuh yang ga pernah nyoba lagi” – Yusuf (Nicholas Saputra) @ film ‘3 hari untuk selamanya’

Kegagalan bisa diibaratkan sebagai jalan tanjakan kalau kita sedang naik gunung. Paha panas, nafas engap-engapan, punggung berasa mau patah karena barang bawaan kita pas di jalan tanjakan. Tapi pas kita di puncak dan ngeliat pemandangan indah di bawah sana, kita ga bakalan inget lagi sama capenya, yang ada hanya ketawa terbahak-bahak bersama teman-teman.

Gw menyimak materi yang Mas Pandji bawain pada saat Stand Up Comedy, ada kalanya dia menertawakan kesusahan dia di masa lalu. Di ucapan terimakasihnya pada websitenya juga dia mengatakan terimakasih juga untuk seseorang yang pernah menertawakan dia masa lalu, dia tau kalau orang itu pasti merasa malu melihat kesuksesan dia sekarang.

Mencoba untuk bangkit ketika terjatuh itu tidak hanya sekedar mencoba. Tapi teruslah mencoba sambil terus mengasah talentamu. Teruslah coba untuk merobohkan sebuah pohon besar dengan kampakmu, tapi jangan lupa untuk istirahat sejenak dan mengasah mata kampaknya 😀

Ingatlah, kita suatu saat bisa tertawa lepas, ketika “pohon” itu akhirnya tertebang dan rubuh, atau ketika “puncak” itu bisa kita raih. Tetapi untuk sampai ke tahap itu, teruslah mencoba lagi, lagi, lagi, lagi, lagi, dan lagi.

Tetapi di atas semuanya itu, jangan lupa akan kekuatan Yang Di Atas. Nothing is Impossible until He says, “NO!,”

Bye!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s