Life

Now…what?

Saat ini kembali gw menapaki tahap terberat dalam hidup. Hingga akhirnya harus jatuh sakit.

Kecewa? Ya. Kesepian? Ya. Demotivasi? Ya. Depresi? Ya Frustasi? Ya.

Life is unfair.

Entah mungkin karena kelelahan mental atau memang karena pertahanan tubuh gw yang melemah, akhirnya gw kemarin jatuh sakit hingga tidak sanggup untuk berangkat ke kantor. Percayalah, sakit sendirian di kostan itu rasanya GA ENAK BANGET (gw udah mengalami hal ini dua kali). Pelarian gw atas kondisi seperti ini adalah : tidur. Tidur sampe pusing. Tidur sampe gabisa tidur lagi.

Gw tahu gw ga boleh kelamaan terpuruk kaya begini. Gw harus bangkit.

Entah kenapa gw jadi memiliki kehausan akan buku, film dan video streaming tentang motivasi. Gw yang selama ini ga punya waktu akan hal-hal seperti itu mendadak gw lalap habis.

Gw tahu gw salah karena gw tidak mengandalkan Tuhan, malah berpaling mengandalkan hal-hal seperti itu yang membuat semangat gw meletup sesaat, namun cepat padam lagi. Seperti minuman soda, yang setelah dikocok busanya meluap dari botolnya, lalu tidak lama busanya hilang.

Apakah keimanan gw sedang diuji?

Jelas.

Gw sedang menghadapi masa ujian. Lagi.

Untuk masa-masa seperti ini, bersyukur untuk keluarga dan sahabat yang mendoakan gw, sehingga di saat gw lemah, gw merasa ditopang oleh doa-doa mereka. Sehingga di kala gw menjauh dari Tuhan, Ia tetap berbicara kepada gw dengan cara apapun.

Tuhan selalu baik, gw tahu. Maafkan kalau gw pernah kecewa sama Engkau, walaupun sebenernya gw sama sekali ga berhak.

Sepertinya gw harus kembali belajar untuk terus percaya kepada Tuhan, mencontoh iman seorang anak kecil.

Stay with me Lord. All I know is I’m nothing without You. Absolutely nothing.

Honestly, I’m very weak now.

Share The Love (Part II)

Kenapa “Part II”? Karena ada “Part I” nya, yang bisa dibaca di sini

Minggu lalu, tanggal 3 Desember 2016, gw mengikuti kegiatan bakti sosial ke suatu Panti Asuhan bersama Mba Debby (senior gw di gereja) dan kawan-kawan (total peserta sekitar 7 orang). Ketika Mba Debby menanyakan kesediaan gw untuk berpartisipasi atau tidak, gw langsung mengatakan “iya” dengan mantap. Gw sayang dengan anak-anak dan sulit bagi gw untuk melewatkan momen seperti ini. Mba Debby mengadakan kegiatan bakti sosial ini dalam rangka berbagi kasih menjelang hari Natal.

Gw hanya mendengar sedikit tentang panti asuhan ini dari Mba Debby. Panti Asuhan ini bernama panti asuhan “Kasih Karunia”. Pengelola panti asuhan ini bernama ibu Esther Kim, beliau adalah orang Korea asli. Ibu Esther Kim inilah yang menemukan adik-adik untuk dirawat dan dididik di panti asuhan ini. Sekilas berita yang gw dengar, anak-anak di panti asuhan ini mendapat biaya pendidikan dari Negara Korea, namun untuk dana akomodasi dan makan murni berasal dari donatur. Puji Tuhan, hingga saat ini banyak donatur yang bersedia membantu.

Sebenarnya kegiatan ini ingin diadakan di panti asuhan yang terlihat lebih membutuhkan, dan bukan panti asuhan Kristen. Namun karena satu dan lain hal, akhirnya kami mengadakan kegiatan ini di panti asuhan Kasih Karunia. Dan gw yakin, ketika kesempatan berbakti sosial ini diadakan disana pastinya bukan karena suatu kebetulan.

Letak panti asuhan Kasih Karunia ini terletak di sekitar Sarijadi, Bandung. Kalau ada yang penasaran persisnya dimana, tulis komen aja yaa, nanti gw tanyain ke Mba Debby.

Sampai di lokasi panti asuhan, kami langsung disambut anak-anak. Ada satu anak yang namanya Amel, yang langsung “gelendotan” sama gw. Jujur, gw seneng banget disambut seperti itu. Mereka terlihat polos dan menyenangkan. Jumlah adik-adik yang berada di panti asuhan ini adalah 22 orang.

Kegiatan baksos-nya diadakan dari pkl 18.00-20.00, dan konten acaranya dilakukan sederhana saja. Acara ini diawali dengan acara makan bersama, lalu games. Mungkin karena banyaknya kunjungan yang dilakukan di panti asuhan ini, para adik sudah tahu games yang akan kami bawakan. Akhirnya kami membawakan games “Manequinn Challenge” dan “Tang Ting Tung Teng Tong Dor” yang belum pernah mereka mainkan sama sekali. Puji Tuhan, games nya berlangsung seru banget.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama. Adik-adik dibagi menjadi 6 kelompok, setiap kelompoknya dipimpin oleh satu kakak. Kami duduk dalam formasi lingkaran, kemudian kami mendoakan teman sebelah kami searah jarum jam secara bergantian. Gw terharu banget ketika mendengar satu orang adik minta didoakan supaya bisa dekat dengan Tuhan. Luar biasa, bahkan gw aja tidak terpikir untuk memiliki kerinduan itu. Ketika gw mendengar cara adik-adik berdoa, gw tahu, bahwa mereka pasti rajin berdoa. Tuhan seperti membukakan mata gw lagi, menyadarkan gw lagi.

Selesai berdoa, gw menyempatkan diri untuk mengobrol dengan mereka. Ada satu adik yang gw notice, namanya Annisa. Dia berasal dari Subang. Orangtuanya sudah meninggal, kerabat terdekatnya saat ini hanyalah kakeknya yang masih tinggal di Subang. Dia bercerita bahwa dia sangat menyukai seni. Dia bisa melukis, menyanyi, menari. Bakat seninya itu diturunkan oleh neneknya ketika beliau masih hidup, berharap bahwa suatu hari nanti cucunya ini akan menghidupi diri dengan seni. Dia juga bercerita kalau sudah besar nanti, ia ingin berkuliah di FSRD ITB dan berkeliling dunia. Negara yang ingin ia kunjungi adalah negara Italia, karena negara adalah gudangnya karya seni. Dia mengaku (dikonfirmasi juga oleh teman-temannya) kalau ia suka melukis keindahan negara-negara tersebut. Gw sangat kagum dengan remaja yang bernama Anissa ini. Walaupun raganya terkungkung di sana, namun pikirannya melanglang buana. Gw bilang sama dia, kalau gw bisa S2 di Inggris nanti, gw bakalan kirim post card. Seperti berjanji dan gw akan berusaha menepatinya.

Terakhir, kunjungan ini ditutup oleh pertunjukan musik anak-anak panti asuhan Kasih Karunia. Ada yang bermain piano, biola, cello, ada pula yang menyanyi. Mereka memainkan tiga lagu. Gw terenyuh banget mendengarnya. Good job, adik-adik!

dsc_0009

dsc_0011

dsc_0015

dsc_0026

Jujur saja, minggu kemarin adalah minggu yang buruk bagi gw. Gw merasa hidup gw flat banget, ga ada semangat dan gairah, gw juga takut sama hari depan. Hubungan gw sama Tuhan juga dalam keadaan ga baik, gw lagi males saat teduh dan berdoa. Namun kegiatan ini sangat menggugah gw, menyadarkan gw dan membuat gw semangat kembali, terimakasih Tuhan 🙂

dsc_0022

Mrs. Kim (paling kanan)

img-20161203-wa0021

“Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.” (Yakobus 1 : 27)

Sekian postingan kali ini, gw berharap Tuhan kasih gw kesempatan lagi untuk mengunjungi anak-anak yang lain di komunitas yang berbeda

See you readers! 🙂

Jambore Sahabat Anak XX 2016 (Pengalaman sebagai PJ Area)

Okay…Inhale…exhale…Take a deep breath…

HELLO EVERYBODYYYYYYY!!!

Astaga…gw sadar betul kalau gw udah terlalu lama tidak menulis. Terlalu banyak kejadian yang gw alami selama 3 bulan terakhir, dan sayangnya gw blm punya waktu untuk merekamnya dalam waktu tulisan. Untung ada sosmed yang bernama Path dan Instagram, jadi gw sempat mengabadikan momen di saat event sedang berlangsung. Makin hari makin terasa, bahwa gw membutuhkan lebih dari 24 jam sehari.

Hmm…dimulai darimana ya?

Oya, gw akan menulis tentang satu event besar tanggal 30-31 Juli 2016 : Jambore Sahabat Anak XX 2016.

Suatu kehormatan tersendiri bagi gw ketika Ketua Tim Pelayanan Adik Asuh yang bernama Kak Anna, di saat bulan April kemarin, meminta gw untuk menjadi PJ Area Panglima Polim untuk Jambore Sahabat Anak 2016. Gw bingung, yang terlintas di kepala gw adalah apa itu PJ Area? Apa itu Jambore Sahabat Anak? Gw kan baru 3 bulan pelayanan disini, kok udah dipercayakan hal yang nampaknya besar? Kak Anna meminta gw dengan santainya ketika sedang rame-rame makan pecel lele di depan Gereja seusai latihan nyanyi untuk pernikahan Kak Afri, meninggalkan gw dengan tanda tanya. Kak Arend, yang saat itu ikut makan malam bersama kami, sangat menyarankan gw untuk ikut. Deadline S2 masih lama kan? Ikutan aja, Rin, siapa tau ketemu jodoh. Sialan.

Gw dengan berani langsung mengiyakan untuk mengemban tanggung jawab sebagai PJ Area. Karena gw yakin, gw akan mendapat banyak pengalaman dan teman baru melalui kegiatan ini. Kalo masalah ketemu jodoh, yah saat itu gw ga berharap banyak deh, hehe. Itu gw anggep sebagai bonus dari Tuhan aja kalau memang dipertemukan.

Btw, yang mau tau lebih banyak tentang Jambore Sahabat Anak, bisa mengunjungi websitenya  disini

IMG-20160801-WA0184

PJ Area Panglima Polim dari kiri ke kanan : Kristyarin a.k.a gw sendiri (2016), Anung (2015), Gisel (2014), Hegel (2013 & 2012)

Benar saja, setelah itu gw mengalami rentetan momen-momen yang baru dan menyegarkan. Briefing Jambore membuat gw tahu tempat-tempat baru seperti base camp Sahabat Anak Tumbak, dan kantor Microsoft (bersyukur banget gw dapet kesempatan bisa masuk dan melihat2 kantor Microsoft!). Gw juga bisa kenalan dengan teman2 dari komunitas serupa, yang membuat gw ingin mengunjungi anak-anak di komunitas mereka.

IMG-20160724-WA0008

Berkunjung ke SKM (Street Kids Ministry) Tomang. Adik-adik belajar bersama di bawah jembatan Tomang. Suatu saat gw pasti kesini lagi 🙂

Dan satu hal yang tidak kalah menyenangkan adalah membuat video bersama adik2 dan video tersebut mendapat juara 1 berdasarkan penilaian juri!! Cerita tentang pembuatan video bisa dilihat di sini

Terlibat dalam Jambore Sahabat Anak 2016 membuat gw sangat-sangat bersyukur. Betapapun capenya gw selama persiapan, semuanya itu hilang ketika berhadapan dengan anak-anak. Betapa gw mencintai anak-anak dengan segala kejujurannya. Gw sangat bersyukur diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memberikan apa yang gw punya, sebisa mungkin, setulus mungkin.

IMG_20160730_095629

Semangat jambore siang-siang panas-panas pake merah-merah. Bumi Perkemahan Ragunan, bakaaarrrr!!!

IMG-20160801-WA0000

Foto bersama adik-adik dan kakak-kakak SKM Tomang dan Tim Pelayanan Adik Asuh Panglima Polim.

IMG-20160801-WA0002

Edisi kakak-kakaknya aja 😀

IMG-20160816-WA0009

Terimakasi Slamet dan Via untuk gelangnya 🙂

As a bonus, melalui momen ini juga gw bisa mengenal seorang Yohannes Loui Pattinama lebih dekat. We are in a relationship now. Rasa syukur gw berlimpah-limpah ketika mengingat cara Tuhan mendekatkan kita secara ajaib. Bersyukur memiliki kekasih yang bisa diajak untuk berdoa dan melayani bersama. Seringkali juga kita berbagi cerita tentang kebaikan Tuhan. Terimakasih Tuhan Yesus yang baik 🙂

IMG-20160817-WA0010

No caption needed 🙂 ❤

Maaf kalo gw ga cerita tentang acara Jambore Sahabat Anak secara detail. Melalui blog ini gw hanya ingin menceritakan apa saja yang membuat gw merasa bersyukur selama persiapan hingga menjelang hari-H Jambore. Dengan Jambore ini gw juga semakin dikuatkan dan diteguhkan, untuk terus membagikan waktu, ilmu dan kasih kepada anak-anak yang membutuhkan.

That’s all, reader. I hope you’re doing well, and also as happy as me 🙂

God bless us!

 

Forever 25

Satu jam lagi gw akan menapaki usia tepat 25 tahun

Sedikit sentimentil, karena gw akan menjalani ulang tahun sendiri tanpa keluarga…tapi mereka berhasil membuat gw tersenyum dengan mengirimkan gw kado ke kantor (kadonya nyampe kecepetan sehari)…Oh, How I miss you Mom and Dad :*

wp-1463707719414.jpgwp-1463707730143.jpgwp-1463707746352.jpg

Sebagai keluarga yang tidak romantis, mama papa bukan tipe orang tua yang memberi kado setiap gw ulang tahun. Yah, kalo dulu2 mungkin alasannya lebih ke karena ga punya duit aja sih, hehe. But it’s not a problem. Gw ga menuntut mereka harus membuat gw bahagia, justru gw berpikir keras bagaimana caranya membuat mereka senang menjalani hari tua mereka.

Saat ini gw menulis sambal diiringi “The Weepies – Not Your Year”. Lagu yang mengingatkan gw masa-masa kelam tahun lalu, dimana gw merasa masa depan gw sangat sangat gelap. Sama sekali ga terbayang 2016 itu seperti apa.

Lagi, lagi, dan lagi…karena Tuhan baik, gw ada di Jakarta sekarang. Gw bisa belajar banyak di LEMIGAS, gw bisa gabung jadi pengajar di Pelayanan Adik Asuh Panglima Polim, gw dipercaya jadi PJ Area di Jambore Sahabat Anak 2016…dan sebagainya…dan sebagainya. Gw bersyukur bisa bergabung di beberapa komunitas yang mendukung perkembangan diri gw.

Gw jatuh cinta dengan kota ini. Ini dia puisi yang gw buat tentang Jakarta.

 

Jakarta

 

Akar ragaku mulai merambat di bumi kota ini

Mataku terikat oleh temaram lampu jalanan

Kakiku menari-nari menyusuri trotoar tua

Kuresapi nikmat panas dan asapnya yang kejam

Kota baru…rumah baru

 

Hingar bingar ibukota bukanlah mimpi

Adalah bocah dekil dengan mata nanar

Bangunan lawas

Buku-buku bekas

Pengamen sumbang

Tenda-tenda usang

Bis-bis renta

Rel kereta

 

Kan ku gali terus cerita kota seribu wajah ini

Seperti seorang gadis gigih mencari tahu masa lalu bujangnya

Mari tanganku

Kita sulam kenangan di tempat ini

 

Gw bersyukur gw tinggal di Jakarta pinggiran, bukan di jantung ibukota yang hingar bingar. Dari sini gw bisa tinggal tenang dengan sederhana di ibukota, punya banyak teman baru dan ilmu yang baru. Bahkan kantor gw pun adalah bangunan tua dengan taman yang luas di sekelilingnya, betapa Tuhan mengerti dengan pribadi gw yang senang dengan hal-hal yang berbau “vintage”. Kosan gw pun sangat nyaman dan murah. Mumpung di Jakarta, gw ga akan menyia-nyiakan waktu gw untuk belajar dan berteman. Betapa, betapa, betapa gw sangat sangat sangat penasaran dengan kota ini. Setiap sudut kota ini menarik. Baik dan buruknya adalah dinamis dan romantis. Ah, betapa gw cinta dengan kota ini!!

Bagi gw, tinggal di Jakarta dengan segala hal yang gw dapet dari kota ini adalah kado yang terindah dari Tuhan di ulang tahun gw kali ini. Terimakasih ya Tuhan, bagaimana caranya aku harus berterimakasih kepada-Mu 🙂

Di umur gw yang baru ini gw bertekad untuk menggunakan waktu gw dengan baik. Mengurangi rasa malas dan jam tidur kalau bisa. Dan satu lagi : NO WACANA PLEASE! 😦

Gw masih harus belajar banyak mengenai kerja keras. Dimulai dari belajar bangun pagi dan tidur secukupnya. Gw ingin bekerja segiat-giatnya untuk memenuhi Tujuan Tuhan dalam hidup gw. Gw ingin berprestasi. Siapapun akan bisa dibuat bungkam dengan prestasimu. Prestasi akan berbicara lantang dibandingkan kelemahanmu, prestasi akan bersuara lantang dibandingkan masa lalumu, prestasi akan berteriak lebih lantang daripada kegagalanmu. #quoteofthe day

Sekali lagi, terimakasih Tuhan, akhirnya aku sampai juga di umur seperempat abad. Ga sabar untuk melihat keajaiban-keajaiban berikutnya yang akan menjadi kado tahun depan 😀

All glory to Him!

Gbus 😀

 

For Mr. & Mrs. Lonely

Tulisan ini gw buat untuk siapapun yang kesepian, siapapun yang merasa kaku dan sulit bergaul, yang merasa sulit untuk diterima di pergaulan, sulit untuk mendapatkan teman…

Gw pernah merasakan hal itu kok.

Ngomong-ngomong kesepian…

Pertama kali gw merasa kesepian yang benar-benar sepi adalah ketika kelas 2 SMP. Jujur aja, saat itu gw adalah masa-masa tersulit di hidup gw dalam bergaul. Susah bagi gw untuk mendapatkan seorang teman.

SD gw adalah sekolah swasta katolik, dimana pertemanan terasa mudah karena mungkin semuanya punya kesamaan : beragama Kristen Katolik atau Protestan. Ada juga beberapa yang muslim, namun sebagian besar adalah Kristen. Gw termasuk minoritas karena gw bukan keturunan Tionghoa, tapi gw ga pernah merasa benar-benar beda. Di saat beranjak remaja, semua anak kelas 6 punya kesukaan yang sama, suka komik Detective Conan dan MTV. Semuanya berjalan baik-baik saja, sebagaimana anak SD pada umumnya.

Tunggu, pada umumnya?

Ternyata perkembangan anak-anak SD di sekolah gw termasuk yang agak “terlambat” dibandingin anak-anak SD negeri. Terbukti ketika gw masuk ke SMP negeri, gw kaget. Banyak yang udah punya pacar, udah ngerti memamerkan lekuk tubuh dengan baju seragam yang ketat, belum lagi disana-sini banyak geng. Gw shock, teramat shock. Mungkin bisa juga waktu itu gw terkena culture shock. Apa-apaan nih?? Gw masuk sekolah macem apa ini??

FYI, temen gw di kelas 3 SMP ada yang udah ML, dan dengan polosnya cerita ke banyak orang *tepok jidat*

Asal tau aja, menjadi independen ga akan pernah bisa diterima di sekolah negeri, karena lu pasti bakalan dianggap aneh. Supaya bertahan, lu harus gabung di salah satu geng, Inilah hal yang paling sulit gw lakukan, karena gw anak SD dari kota Bogor, sendirian, dan rata-rata geng yang sudah terbentuk adalah gabungan dari anak-anak yang berasal dari sekolah yang sama. Gimana caranya mau masuk geng coba? Gw gabisa bahasa sunda, logat gw aneh sok2an kaya anak Jakarta. Ditambah lagi gw cenderung nerd dan seragam gw ga dimodifikasi jadi gaul. Selain itu, gw juga bukan tipe orang yang mau diatur-atur, atau ngemis-ngemis supaya diterima di salah satu geng, atau rela menjadi sama dengan anak-anak geng yang lain. Big no no.

Jujur aja, ga diterima di geng mana-mana bikin gw merasa kesepian. Gw sampe minta sama Tuhan supaya dikasih temen yang asik (taunya sampe kelas 3 pun Tuhan ga kasih gw geng teman yang asik, haha). Gw tuh pengen banget gaul, tapi gatau harus mulai darimana. Tapi meski begitu, gw punya satu sahabat yang awet sampe setua ini, namanya Sari. Gw kenalan sama Sari dari hari pertama masuk SMP, dan dari semua sahabat yang gw punya, gw ngerasa hanya Sari yang paling cocok sama gw. Ibaratnya kaya botol ketemu tutup gitu, klik banget, hehe. Thank God I found you, Sar! We are best friend forever ever after! Waktu SMA pun akhirnya gw diterima oleh sekelompok teman yang menerima gw apa adanya, kami terus bersahabat sampai sekarang.

P1050438

“Geng” gw waktu SMA 😀

Masa SMP dan SMA merupakan waktu-waktu gw yang berharga untuk belajar bergaul, belajar tentang interpersonal, belajar apa yang gw suka dan sebagian orang ga suka. Masa itu adalah masa-masa pencarian jati diri gw. Yang dimana gw akhirnya tahu bahwa :

  1. Gw ga suka ngegeng, tapi setiap tahun Tuhan kasih gw sahabat satu orang yang cocok (atau seenggaknya hampir cocok lah, hehe). Maka dari itu gw belajar untuk supel, bisa nyambung kesana-kesini, dari anak kecil sampe orang tua
  2. Gw kurang cocok temenan sama cewe. Bukannya gabisa, I mean gw kurang suka berada di tengah-tengah cewe yang jumlahnya banyak, yang dimana masing2 berusaha menonjolkan diri (Gw udah pasti tenggelam, haha). Susah dijelasin, pokonya gitu deh. Gw merasa lebih gampang nyambung gabung sama cowo. Mungkin karena cowo ga neko-neko dan suka ngelawak, sedangkan cewe sukanya ngomongin orang (ngaku, wkwk). Ngobrol sama cowo tuh lebih seru.
  3. Butuh keluwesan untuk bergaul. Gw tuh bingung untuk mengeluarkan pendapat, bingung harus bersikap (khususnya di depan orang yang baru kenal), bingung ini bingung itu, pokoknya kaku banget deh!!

Dengan pembelajaran di atas, gw ga perlu cari perhatian orang dengan apa yang gw punya. Gw waktu itu ga punya duit, jadi ga ada juga yang dipamerin. Tampang sama otak biasa aja, tapi gw berusaha mengenal orang dengan pendekatan interpersonal.

Dan Puji Tuhan pada saat kuliah, Tuhan menempatkan gw di tempat yang amat tepat. Dari langkah pertama gw masuk kuliah, gw langsung bertemu dengan kelompok yang amat sangat cocok. Gw bisa gabung di banyak kelompok, tapi gw ga merasa terikat harus menjadi sama dengan kelompok tersebut, gw akhirnya bisa menjadi independen tanpa harus diomongin. Ketika (Puji Tuhan) masuk jurusan geologi, gw punya kesempatan buat temenan sama cowo banyaaaaakkkkk banget. Dan di saat kuliah lah gw belajar untuk menjadi seorang yang supel dan tahu menempatkan diri di depan siapapun. Tuhan membentuk watak dan kepribadian gw secara luar biasa di saat gw kuliah. Tuhan mengabulkan permintaan gw untuk punya banyak teman pada saat gw kuliah. Terimakasih ya Tuhan 🙂

Siapapun yang bilang kalau masuk ITB bakalan tambah cupu, menurut gw salah. Justru di kampus yang katanya gaul  itulah yang menurut cupu, karena kalian hanya berkembang di geng kalian masing-masing. Pergaulan kalian sempit, paling mentok nongkrong di kafe tanpa menghasilkan sesuatu (Gw no mention yaa btw, hehe). Di ITB kalian bisa aktif di berbagai organisasi dan unit yang menambah lingkup pergaulan kalian menjadi luas. Ga hanya satu atau dua organisasi, tapi buanyaaakkkk!! Jangan takut ga kebagian organisasi gara-gara si populer menguasai unit sana-sini, kaum tidak populer pun (seperti gw, haha) kebagian tempat untuk mengaktualisasi diri. Di organisasi itu  juga kalian pasti menjadi pintar karena pembicaraannya berbobot, syukur-syukur dari nongkrong-nongkrong itu malah menghasilkan sesuatu. Kalian bisa bebas menjadi diri sendiri tanpa harus ikut-ikutan (selama itu positif yaa). Dan yang paling unik disini, ITB adalah miniatur Indonesia, sangat-sangat plural, oleh karena itu kita bisa belajar menghargai satu sama lain disini, ga ada yang namanya mayoritas atau minoritas disini. Di sini semua orang sama, semua orang terbuka, inilah kami mahasiswa ITB.

Dan di ITB juga gw belajar, menjadi gaul itu bukan masalah modis atau tidaknya seseorang. Gaul itu erat hubungannya dengan cara menjalin relasi, bukan penampilan. Gaul itu bukan fashionable, tapi fleksible. Keren itu bukan masalah baju, tapi masalah otak.

Ayo kuliah di ITB aja adik2, hehe. Jangan takut mahal, banyak beasiswa kok J *promosi almamater ndiri

Sekian tulisan gw kali ini, semoga boleh memberikan kekuatan bagi siapapun yang membutuhkan teman. Gw tau rasanya itu ga enak kok, tapi nikmatin aja prosesnya. Berusahalah untuk belajar hal yang baru setiap harinya dan belajar untuk terbuka. Awali perubahan itu dengan senyum tulus. Ada saatnya kok kalian memiliki teman yang sejati pemberian Tuhan.

Life is tough, so be tough life 🙂

See you!

Pentas Seni Adik Asuh

Hello guys, udah lama ya ga nulis. Entah kenapa setelah pindah ke Jakarta mood gw untuk menulis jadi memburuk. Mungkin karena cuaca disini terlalu panasss, jadi males aja buat nulis (beliin AC dong buat di kosan, hehe). Atau mungkin gw kenyataannya merindukan Bandung ya? Hmm…bisa jadi, hehe.

Kali ini gw mau cerita tentang kegiatan rutin gw setiap malam minggu. FYI, gw setiap sabtu melayani menjadi kakak asuh untuk adik-adik SMP di Pelayanan Adik Asuh GKI Kebayoran Baru, Jalan Panglima Polim 1. Gw tertarik untuk melayani disini setelah membaca pengumuman di berita gereja (dan sebenernya dari dulu gw mencari ladang pelayanan serupa, tapi belum dapet aja). Dan sejak hari pertama gw bergabung disini, mudah bagi gw untuk beradaptasi mengajar, berkenalan dengan adik-adik asuh dan mendapatkan teman-teman baru, and then I fell in love with this community :). Gw bersyukur ditempatkan mengajar adik-adik SMP yang lincah-lincah, bersama para senior yang seru-seru.

Berminat? Ayo dateng aja ke Sekolah PSKD, Jl. Panglima Polim 1, pukul 14.00-17.00. Website : https://adikasuh.wordpress.com/

And how lucky I am…setelah tiga minggu gw mengajar disini ternyata ada kegiatan pentas seni adik asuh, dalam rangka memperingati berdirinya pelayanan adik asuh tanggal 20 Februari. Mulai dari adik asuh tingkat TK hingga SMA diberi kesempatan untuk menampilkan pertunjukkan seni mereka sendiri. Meskipun acaranya sederhana, namun semuanya antusias 🙂

IMG_8548

Pertunjukkan tari adik-adik TK

IMG_8599

Pertunjukkan menyanyi oleh anak-anak kelas 1-2 SD

IMG_8652

Pertunjukkan Seni Tari Betawi oleh ana-anak kelas 5-6 SD

IMG_8552

Paduan suara anak-anak SMP, yang paling kiri bukan anak asuh ya *alias gw*, hehehe

IMG_20160220_154035

Pertunjukkan tari TOR-TOR oleh adik asuh SMA

IMG_8695

Tiup lilin peringatan ulang tahun adik asuh ke 17. Wahhh…17 tahun lho! 

IMG_8756

Foto bersama adik-adik asuhkuuu 🙂

IMG_8782

Foto bersama kakak-kakak asuh

Gw pribadi senang bisa berkumpul dengan para adik, juga beserta para orangtua. Kami bisa berbagi sukacita, tanpa memandang perbedaan agama dan status sosial di antara kami.

Segitu dulu aja tulisan gw tentang Pentas Seni Adik Asuh 2016. Kapan-kapan gw pasti bakal tulis lagi post tentang pelayanan ini lebih dalam lagi, mengenal adik-adik, kakak-kakak dan kegiatan yang ada di dalamnya.

See you!

 

Masih di #kamitidaktakut

Di pertengahan bulan ini, tepatnya tanggal 14 Januari 2016, Indonesia mendadak dibuat panas oleh teror bom di Jalan Thamrin, tepatnya di pos polisi depan Mall Sarinah dan di kafe Starbucks Coffee (berita selengkapnya bisa dibaca di sini). Hari ini tepat dua minggu sejak kejadian tersebut, namun rasanya orang-orang Indonesia cepat melupakan suasana teror hari itu yang cukup mencekam. Tidak heran, kelemahan rakyat Indonesia ini seringkali digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengalihkan isu.

Post gw kali ini bukan ingin menyoroti kejadian di TKP atau analisis penyebab terjadinya peledakan dan penembakan pada saat itu. Gw hanya ingin menggambarkan ketegangan yang dialami mayoritas penduduk Jakarta—bahkan Indonesia—saat teror tersebut terjadi. Saat itu gw sedang bekerja di balik meja kantor saya. Walaupun TKP cukup jauh dari kantor gw, namun konsentrasi gw cukup terganggu dengan pemberitaan yang saya baca melalui media online, melalui televisi (kolega saya langsung menyalakan TV keras-keras hingga suaranya bergaung hingga ke seluruh penjuru ruangan kantor, menambah suasana kelam saat itu), dan juga melalui grup WhatsApp dan Line.

Jujur, saat itu gw resah dan cemas sekali. Setiap menit ada saja isu yang benar maupun tidak benar beredar (kebanyakan yang beredar adalah yang tidak benar, bayangkan!). Belum lagi foto TKP dan para korban yang membuat perut gw agak mulas. Mata gw terus memantau smartphone saya, sambil berdoa.

Berikut adalah pesan yang gw kopi langsung (tanpa edit) beberapa  grup di WhatsApp dan Line, yang saat itu (bodohnya) gw percayai sebagai live report :

  • [1/14, 11:20] pedro ginanjar: Jangan ada yg keluar kantor dulu guys, ada terios hijau sama motor trail bawa2 ak 47 nembak
    [1/14, 11:21] pedro ginanjar: Nembakin pengguna jalan membabi buta
  • Hindari tmpt2 makan/minum yg merupakan franchise dr Amerika…
    Karena saat ini ada ancaman bbrp titik tmpt2 tsb sudah dipasangin bom…Stay aja di rumah, lebih baik…
  • Sdh terjadi peledakan di 5titik…
    – Sarinah
    – Pondok Indah
    – Alam Sutera
    – Palmerah
    – Kedutaan Perancis…Terjadi Baku Tembak juga…
  • Dari orang BIN: Might be like paris attack.. Jd better gak usah do any unnecessary travel utk hari ini……. Go straight home….. Lagi expecting several bom menyusul…. 7 kali ledakan soalnya dan baku tembak
  • Info pak Andi Kapolsek , hari ini ada rencana 53 titik peledakan bomb di jakarta..mohon waspada , please share to all your staff…Kapolsek pademangan
  • Kebon jeruk dan cikini baru saja ada peledakan
  • Info dr teman di kemenlu sehub dgn JAKARTA UNDER ATTACK!

Info OHSE: Bapak dan Ibu sekalian.

Mhn bisa dijalankan Instruksi ini dan disebarkan kepada pihak lain yg membutuhkan.

Hindari bepergian ke arah mall, lokasi restaurant atau caffee, lokasi hang out atau apapun saat ini juga.  Kurangi dahulu activitas bertemu dengan pihak ke 2 bak itu relasi maupun customer.

Lakukan monitoring berita dengan valid dan update. Hindari dengan sosmed dan info satu dengan lainnya yg kurang mendasar sumber nya. Ini bisa menyesatkan dan membingungkan.

Sekali lagi tetap tenang dan waspada. Jgn terpancing kepada apapun apalagi memposting, melihat dan ikut serta membantu. Cukup tenang dan jaga kondisi selalu.

Pihak kami msh terus koordinasi dengan beberapa pihak yg berhubungan dengan hal tsb.

Demikian  update nya. Thanks

  • Irjen Anton Charliyan call interview di metro nih skrg, ktnya ledakan di Slipi, Kuningan, Cikini tdk benar. Jd teroris jg melakukan teror lewat sosmed. Beware!
  • Pesan dari grup sebelah:
    Prinsip terorisme adalah “membunuh satu orang untuk menyebarkan ketakutan kepada jutaan orang.” Jangan bantu teroris dengan turut menyebarkan ketakutan dan foto korban berlebihan. Mereka ingin kita overreact dan hidup dalam ketakutan. Tetap waspada dan terus berdoa.
  • Transkrip Jokowi

di Rumah Kerang Jalan Ki Ageng Tapa, Kab. Cirebon, Jawa Barat, Kamis (14/1/2016).

Tadi kurang lebih 40 menit yang lalu. Saya mendapatkan laporan, mendapatkan informasi mengenai kejadian ledakan dan penembakan di Jalan Thamrin di Jakarta.

Kita semuanya tentu saja berduka atas jatuhnya korban dari peristiwa ini. Tapi kita semuanya juga mengecam tindakan yang mengganggu keamanan masyarakat, mengganggu ketenangan rakyat, dan menebar teror pada masyarakat.

Saya telah perintahkan pada kapolri, menkopolhukam, untuk kejar, untuk tangkap, baik yang di peristiwa maupun yang ada di jaringan2 ini.

Negara, bangsa, dan rakyat, kita, agar tidak boleh takut, tidak boleh kalah oleh aksi teror seperti ini. saya berharap masyarakat tetap tenang karena semuanya terkendali

  • Guys menanggapi aksi pengeboman di 6 lokasi di Jakarta. PLEASE, Jangan bikin hastag. Jangan bikin hastag. Jangan mau jadi buzzer gratisan. Ini tujuannya world attentions. NO #PRAYFORJKT.
    Makin kalian bikin, rupiah bisa 17rb.
    >Kalian semua bikin hastag.
    >Trending
    >Worldwide
    >Investor cemas Direct invest flow ditarik
    >Uang beredar naik Saving turun
    >Suku bunga naik
    >Kredit gagal bayar
    >Rupiah lemah
    >Inflasi
    >Krisis
    Jangan bikin psikologi netizen dunia rusak. Kalo mau social campaign bikin yg positif.
  • Dapat dari Teman:

Hindari mal kokas, fx, alam sutera dan palmerah
Tempat yg disebut tadi, dikonfirmasi oleh polisi.
Ancaman bom itu sdh sejak sebulan lalu
Himbauan dari rekan dari Dit.Intel Polda Metro…agar menghindari utk singgah dan mendekat ke semua tempat mkn dan minum American Branded…ada bbrp titik yg sdh dipasang bom…dan saat ini gegana sedang operasi

  • [1/14, 11:20] Fe (Nebengers): Jangan ada yg keluar kantor dulu guys, ada terios hijau sama motor trail bawa2 ak 47 nembak
    [1/14, 11:21] Fe (Nebengers): Nembakin pengguna jalan membabi buta
  • Himbauan dari rekan dari Dit.Intel Polda Metro…agar menghindari utk singgah dan mendekat ke semua tempat mkn dan minum American Branded…ada bbrp titik yg sdh dipasang bom…dan saat ini gegana sedang operasi
  • [14/01 12:02] SM Mas Suryo: ISIS sdh warning bahwa akan ada “konser” di indonesia — Anton Charliyan (kadiv humas polri)
  • [14/01 12:02] ‪+62 856-5917-5545: Palmerah confirmed bom, senayan confirmed bom, belakang dpr lapangan tembak cofirmed bom, alam sutra dibom confirmed..
  • [1/14, 11:32 AM] ‪+62 852-7153-8857: Info dr grup sebelah: Salah satu pelaku lari kearah semanggi. Masih nenteng senjata. Maka semanggi diutup. Pakai tril, infonya baju putih masih bawa senjata laras panjang.
  • [1/14, 11:36 AM] ‪+62 852-7153-8857: Info lain
    Jangan ada yg keluar kantor dulu guys, ada terios hijau sama motor trail bawa2 ak 47 nembak
    Nembakin pengguna jalan membabi buta

 

See? Kerasa ga hawa mencekam saat itu, HANYA DARI BACA GROUP CHAT.

Begonya gw, gw lebih percaya dengan setiap kata dari pesan broadcast yang menyebar dengan sangat cepat itu daripada media online yang terpercaya. Gw pikir media online lambat atau kurang update daripada pesan broadcast.

Teman-teman gw yang di Bandung bahkan juga terkena virus yang sama. Mereka bertanya tentang kabar gw, mereka mengaku kalau mereka juga sangat khawatir. Gw semakin panik waktu gw tau kalau kakak gw lagi ada di Kantor Pajak Jakarta Pusat dan dekat dengan lokasi kejadian.

Entah apakah orang lain merasakan hal yang sama dengan gw, tiba-tiba gw pengen pulang. Gw inget bokap nyokap gw dan gw jadi sangat merindukan mereka. Gw meminta mereka untuk mendoakan gw dan kakak gw. “Mama sayang ade,” balas nyokap gw begitu. Gw jadi sedih.

Jakarta dirundung mendung. Suasananya tegang dan mencekam. Akhirnya Polisi mengatakan bahwa situasi sudah terkendali dan pelaku sudah ditangkap. Tegang berganti rileks, lalu lemas. What a day!

Setelah tahu kenyataannya bahwa ledakan hanya terjadi di sekitar Mall Sarinah, mendadak gw merasa konyol dan bodoh sekali. Kok bisa-bisanya gw percaya broadcast yang menyerbu group chat seperti virus dan gw mempercayainya tanpa menyaringnya sama sekali? Dasar teroris k*mpr*t!!!

Tetapi saat itu gw bersyukur dengan perasaan lega yang terkira. Sebenarnya weekend minggu ini gw berencana untuk ke Thamrin City untuk berbelanja sama temen gw. Bersyukur teror tersebut tidak terjadi di kala weekend. Tuhan, Engkau sungguh baik!

Tidak hanya gw, rakyat Indonesia pun merasakan kelegaan yang sama ketika situasi sudah terkendali. Maka selanjutnya, pemberitaan yang menegangkan berganti dengan lelucon yang konyol. Inilah orang Indonesia, situasi apapun bisa dijadikan bahan untuk melucu. Dan pada dasarnya orang Indonesia itu susah untuk serius dalam waktu yang lama, kadang bercandaannya kelewatan. Beberapa lawakan yang gw salin dari group chat, beserta beberapa meme (kok bisa yang kepikiran? Haha)

  • Yang lucu :
    Ini bukan hoax ..
    Bagi teman teman yg bekerja dihimbau untuk tidak keluar kantor dulu…kecuali sudah pasti diterima di kantor lain..
  • Dari group sebelah : Jangan ke mall dulu ya semuanya, karena sekarang apapun bisa dibeli online di www.lazada.co.id
  • Himbauan :

Agar menghindari tempat mkn dan minum American Branded…di sarankan mendekat ke rumah makan padang setempat

Ttd
RM Sederhana

  • Manteman hati-hati di jalan yaa. Barusan banget aku keluar dari rumah. Tetiba ada yang ngancem pake gunting. Alhamdulilah aku sigap kasih batu. Kalau aku kasih kertas pasti menang.
  • Barusan dapet info dari temen, di daerah bandara Soekarno-Hatta juga ada penembakan.Tapi si ceweknya nolak dengan tegas dan pergi meninggalkan si pria.

Belum lagi dengan meme-meme yang ada :

IMG-20160114-WA0016

IMG-20160114-WA0017

 

Yah itulah orang Indonesia. Situasi apapun bisa dijadikan objek untuk melucu. Ohhh…I love Indonesia!

Setelah ketegangan sepanjang siang hari itu, gw merenung. Teroris itu berhasil membuat rakyat panik, cemas, takut dan resah saat itu, dengan menyebarkan isu yang tidak benar melalui sosmed. Namun gw, bersama jutaan rakyat Indonesia yang lain, tidak akan merasa takut untuk seterusnya. Kami tidak takut dengan kalian, hai teroris. Apapun yang kalian lakukan, kalian tidak akan berhasil membuat kami terpecah belah!

Maka selanjutnya, gw teringat dengan lagu Pandji Pragiwaksono yang berjudul “Kami Tidak Takut,”. Mendengar lagu itu, keberanian gw menjadi terbangun. Lagunya bisa didengerin di sini

Keep praying for our country guys! God bless us!