November 2015

I Can’t Feel My Face

And I know she’ll be the death of me, at least we’ll both be numb
And she’ll always get the best of me, the worst is yet to come
But at least we’ll both be beautiful and stay forever young
This I know, (yeah) this I know

She told me, “Don’t worry about it”
She told me, “Don’t worry no more”
We both knew we can’t go without it
She told me you’ll never be in love oh oh oooh

I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it
I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it

And I know she’ll be the death of me, at least we’ll both be numb
And she’ll always get the best of me, the worst is yet to come
All the misery was necessary when we’re deep in love
This I know, yes I know, and I know

She told me, “Don’t worry about it”
She told me, “Don’t worry no more”
We both knew we can’t go without it
She told me you’ll never be in love oh oh oooh

I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it
I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it

I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it
I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it

She told me, “Don’t worry about it”
She told me, “Don’t worry no more”
We both knew we can’t go without it
She told me you’ll never be in love oh oh oooh

I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it
I can’t feel my face when I’m with you, but I love it, but I love it

 

by : The Weekend

How Deep Is Your Love

I want you to breathe me
Let me be your air
Let me roam your body freely
No inhibition, no fear

How deep is your love?
Is it like the ocean?
What devotion are you?
How deep is your love?
Is it like nirvana?
Hit me harder, again
How deep is your love?
How deep is your love?
How deep is your love?
Is it like the ocean?
Pull me closer, again
How deep is your love?

How deep is your love?

Open up my eyes and
Tell me who I am
Let me in on all your secrets
No inhibition, no sin

How deep is your love?
Is it like the ocean?
What devotion? Are you?
How deep is your love?
Is it like nirvana?
Hit me harder, again
How deep is your love?
How deep is your love?
How deep is your love?
Is it like the ocean?
Pull me closer, again
How deep is your love?

How deep is your love?
How deep is your love?

So tell me how deep is your love, can we go deeper?
So tell me how deep is your love, can we go deep?
So tell me how deep is your love, can we go deeper?
So tell me how deep is your love, can we go deep?
(How deep is your love?)
So tell me how deep is your love, can we go deeper?
So tell me how deep is your love, can we go deep?
(How deep is your love?)
So tell me how deep is your love, can we go deeper?
(Pull me closer, again)
So tell me how deep is your love
How deep is your love?

How deep is your love?
How deep is your love?

So tell me how deep is your love, can we go deeper?
So tell me how deep is your love, can we go deep?
(How deep is your love?)
So tell me how deep is your love, can we go deeper?
So tell me how deep is your love, can we go deep?

 

by : Calvin Harris

We Just Don’t Care

Let’s go to the park
I wanna kiss you underneath the stars
Maybe we’ll go too far
We just don’t care,
We just don’t care,
We just don’t care.

You know I love you when you’re loving me
Sometimes it’s better when it’s publicly
I’m not ashamed, I don’t care who sees
Us hugging & kissing our love exhibition all

We’ll rendezvous out on the fire escape
I’d like to set off an alarm today
The love emergency don’t make me wait
Just follow I’ll lead you
I urgently need you

Let’s go to the park
I wanna kiss you underneath the stars
Maybe we’ll go too far
We just don’t care
We just don’t care
We just don’t

Let’s make love, let’s go somewhere they might discover us
Let’s get lost in lust
We just don’t care,
We just don’t care,
We just don’t care.

I see you closing down the restaurant
Let’s sneak and do it when your boss is gone
Everybody’s leaving we’ll have some fun
Or maybe it’s wrong but you’re turning me on.
Ooh, we’ll take a visit to your Mama’s house
Creep to the bedroom while your Mama’s out
Maybe she’ll hear it when we scream and shout
And we’ll keep it rocking until she comes knocking

Let’s go to the park
I wanna kiss you underneath the stars
Maybe we’ll go too far
We just don’t care,
We just don’t care,
We just don’t…

Let’s make love,
Let’s go somewhere they might discover us.
Let’s get lost in lust
We just don’t care,
We just don’t care,
We just don’t care.

If we keep up on this fooling around
We’ll be the talk of the town
I’ll tell the world I’m in love any time
Let’s open up the blinds ’cause we really don’t mind

Ooh I don’t care about the propriety
Let’s break the rules and ignore society
Maybe our neighbors like to spy, it’s true
So what if they watch when we do what we do

Oh, let’s go to the park
I wanna kiss you underneath the stars
Maybe we’ll go too far
We just don’t care,
We just don’t care,
We just don’t…

Let’s make love, let’s go somewhere they might discover us…

 

by : John Legend

kesaksian Jim Caviezel pemeran Yesus dalam The Passion of the Christ.

This is amazing

Cool Getsemani

Jim Caviezel adalah aktor Hollywood yang memerankan Tuhan Yesus dalam Film “The Passion Of the Christ”. Berikut refleksi atas perannya di film itu.

JIM CAVIEZEL ADALAH SEORANG AKTOR BIASA DENGAN PERAN2 KECIL DALAM FILM2 YANG JUGA TIDAK BESAR. PERAN TERBAIK YANG PERNAH DIMILIKINYA (SEBELUM THE PASSION) ADALAH SEBUAH FILM PERANG YANG BERJUDUL “ THE THIN RED LINE”. ITUPUN HANYA SALAH SATU PERAN DARI BEGITU BANYAK AKTOR BESAR YANG BERPERAN DALAM FILM KOLOSAL ITU.

Dalam Thin Red Line, Jim berperan sebagai prajurit yang berkorban demi menolong teman-temannya yang terluka dan terkepung musuh, ia berlari memancing musuh kearah yang lain walaupun ia tahu ia akan mati, dan akhirnya musuhpun mengepung dan membunuhnya. Kharisma kebaikan, keramahan, dan rela berkorbannya ini menarik perhatian Mel Gibson, yang sedang mencari aktor yang tepat untuk memerankan konsep film yang sudah lama disimpannya, menunggu orang yang tepat untuk memerankannya.

“Saya terkejut suatu hari dikirimkan naskah sebagai peran utama…

View original post 1,748 more words

New Job, New Life

Hai readers! Hello friends! How’s ur life? I hope no news means good news, like me 🙂

Saat ini gw sedang berada di daerah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Diperkirakan gw akan nge-kost di sini dalam waktu yang cukup lama, karena gw mendapatkan pekerjaan yang baru sebagai peneliti analisis palinologi di LEMIGAS. Baru dua hari yang lalu gw pindah ke sini, diantar kakak dan ipar tercinta dengan sedikit tatapan khawatir dan tidak tega melepas adiknya yang harus tinggal sendirian di ibu kota, mencicipi kerasnya Jakarta.

Sejak bulan lalu gw mulai membiasakan diri untuk menjelajahi ibukota. Demi mendapatkan pekerjaan disini, gw harus berdesak-desakkan di KRL bersama ribuan manusia lain saat pagi hari dan sore hari, harus beradaptasi dengan suhu lingkungan yang jauh berbeda dibandingkan Bandung, harus naik ojek kesana-kemari di saat matahari sedang tinggi-tingginya, harus jadi wanita tangguh yang waspada akan sekitar gw dan harus mandiri dalam mencari petunjuk jalan. Gw menjalani semua itu sendirian, tanpa keluarga, apalagi pacar. Kakak gw yang berdomisili di Depok dan bekerja di daerah Pluit, Jakarta Utara hanya memantau gw via Whats App. Temen gw ga habis pikir kalau gw bisa keliling Jakarta sendiran, karena menurut dia itu menyeramkan. Keras memang, tapi percaya ata tidak, gw sungguh menikmatinya. Sesederhana gw menikmati stasiun demi stasiun yang gw lewati selama menaiki KRL. Sebagai orang Bandung, gw sama sekali tidak kaget menghadapi hal-hal yang seperti itu, hampir sama sekali tidak mengeluh. Atau mungkin faktanya gw sudah melewati hidup yang jauh lebih keras daripada itu? Mungkin juga. Haha.

Bukannya gw tidak suka tinggal di Bandung. Gw sangat mencintai Bandung dengan segala kenyamanannya. Banyak orang yang saklek hanya ingin kerja dan tinggal di Bandung dan sebisa mungkin menghidari Jakarta. Bahkan temen gw yang sedang tinggal di Jerman bilang kalau “Bandung is the most comfortable place in the world,”. Tidak perlu taksi apalagi limosin, kota Bandung bisa dijelajahi dengan nikmat bahkan dengan menggunakan angkutan umum. Hanya saja untuk seorang yang lahir dan besar di Bandung seperti gw, segala hal yang ada di dalamnya tidak spesial lagi. Gw ada di suatu titik gw jenuh dengan segala kenikmatan hidup di Bandung dan ingin keluar dari zona nyaman itu. Selama dua tahun kemarin gw kerja di konsultan eks dosen gw dengan gaji lumayan, tinggal bersama orang tua dan menikmati setiap titik di kota Bandung bersama teman-teman dekat setiap minggunya. Tapi cukup sudah, gw butuh tinggal dan kerja di tempat yang lebih menantang. Gw haus pengalaman baru. Gw khawatir, keterlenaan gw akan kenikmatan hidup tidak akan memecut gw untuk menggapai impian yang lebih tinggi lagi. Gw sadar, masih banyak yang harus gw kejar dan lakukan di hidup ini. Itu semua tidak akan terjadi kalau hidup gw stagnan di tempat yang sama. Iya gw tau gw perempuan, trus kenapa? Duduk manis di tengah hidup yang nyaman bukan tujuan hidup seorang perempuan. Dan bukan juga ,”Ah, kita kan perempuan, santai aja lah.”

Perempuan, meskipun pada akhirnya ia harus di rumah penuh waktu demi mengurus anak dan suaminya, bukan berarti dia menjadi pemalas. Menjadi ibu rumah tangga juga harus dilakukan dengan kerja keras. Bukan hanya mikirin diri sendiri, buang-buang duit suami dan jadi pengawas pembantu.

Maaf keluar topik, hehe. Lanjut. Titik jenuh gw akan kenyamanan itu bertepatan dengan gw harus berhenti dari tempat kerja gw sebelumnya karena proyek lagi sepi. Sedih? Tentu saja. Asal kau tahu, menjadi pengangguran itu mengerikan, karena harus menghadang belati yang berbentuk pertanyaan orang-orang, yang melukai lubuk hati. Kuping ini rasanya trauma ngedenger pertanyaan, “Sekarang kerja dimana, Rin?”. BOOM! Tapi gw berusaha untuk tetap berpengharapan dalam Tuhan. I’m pretty sure He has a master plan for me. Meskipun sebagai manusia seringkali gw khawatir dan hampir putus asa. Kali ini gw sangat berharap untuk bekerja atau melanjutkan sekolah di luar kota Bandung. Maka gw mengirimkan lamaran kemana-mana dan sebulan kemarin gw melakukan beberapa interview dengan beberapa perusahaan. Karena sulitnya mencari pekerjaan (akibat faktor harga minyak yang menurun drastis), gw melebarkan sayap tidak hanya sebagai geologis, namun juga sebagai tenaga pengajar (gw ga mau melamar sebagai pegawai bank atau management trainee, bukannya apa-apa, gw ngerasa ga bakat sama sekali di ranah tersebut). Puji Tuhan, gw kemarin sempat diterima menjadi pengajar fisika di sebuah bimbel yang cukup terkenal di Jabodetabek. Ceritanya cukup ajaib, karena campur tangan Tuhan di dalam proses penerimaannya. Ada senengnya, ada sedihnya. Senengnya karena disana gw langsung menjadi pengajar tetap dengan gaji yang cukup dan tunjangan yang lengkap. Sedihnya, berarti gw harus “gantung palu” alias tidak menjadi geologis dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. 😦

Ajaibnya lagi, di hari-hari terakhir, sesaat sebelum gw tanda-tangan kontrak sebagai pengajar bimbel, senior gw pas kuliah menghubungi gw bahwa ada lowongan di LEMIGAS sebagai peneliti analis palinologi. Gambling, gw memutuskan untuk tidak jadi tanda-tangan kontrak bimbel dan mengirimkan lamaran pekerjaan ke LEMIGAS walaupun belum tentu diterima (HRD di tempat bimbel itu bersedia untuk menerima gw lagi kalau gw gagal, tanpa harus tes lagi, baik banget!). Gw sangat mengharapkan pekerjaan ini, karena sesuai dengan ilmu yang gw pelajari selama kuliah, dan juga membuka kesempatan bagi gw untuk berkarir menjadi seorang geologis-mikropaleontologis—sebuah cita-cita yang sempat gw ucapkan dahulu kala. Lalu setelah menyampaikan berkas, gw menunggu dengan harap-harap cemas—salah—LUAR BIASA CEMAS! Di saat itulah gw belajar untuk berserah kepada Tuhan walaupun rasanya sangat amat sulit.

And finally, Praise The Lord! Gw diterima bekerja disana. Seneng banget rasanya. Seneng juga bikin orang tua seneng. 🙂

Gw mensyukuri, bahkan setiap hal yang sederhana yang ada di dalam sana. Cubicle gw yang baru di kantor berada tepat di samping jendela dengan pemandangan pohon yang besar, cukup untuk meredam kejenuhan ketika jenuh bekerja. Ada meja, kursi, poster gambar polen di tembok dan mikroskop (lemari segera menyusul). Ada minuman hangat setiap pagi yang diantarkan oleh office boy setiap pagi. Selain itu, gw sangat menyukai kompleks perkantoran LEMIGAS. Areanya asri dan luas sekali. Sekeras apapun kondisi jalan Ciledug Raya di luar sana dengan kemacetan yang semakin hari semakin menjadi, atmosfirnya langsung berganti menjadi teduh ketika memasuki area LEMIGAS. Dan yang paling penting adalah, senior-senior gw di sana ramah-ramah sekali dan mau menjawab segala pertanyaan gw. So far, I get very good first impression, Let’s see another suprise next 😀

DSCN0229

Maap ya meja gw berantakan banget, hehehe

Snapshot_20151118Snapshot_20151118_3

DSCN0138

Now here I am. Di kamar kost yang pengap, dimana kipas angin harus menyala terus tanpa henti. Kelaparan tengah malam, dan tiba-tiba rindu dengan masakan mama. Tapi gw belum ingin pulang untuk sementara waktu. Gw ingin menikmati Jakarta dengan segala hal yang ada di dalamnya dengan rasa syukur yang berlimpah 🙂

Terimakasih Tuhan, Engkau sungguh baik. 🙂

Bye Bandung. See you when I see you! Until Christmas then!

Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang (Amsal 3 : 18)

Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana (Amsal 19 : 21)

 

Adventure of A Lifetime

Turn your magic on
Umi she’d say
Everything you want’s a dream away
And we are legends every day
That’s what she told me

Turn your magic on,
To me she’d say
Everything you want’s a dream away
Under this pressure under this weight
We are diamonds

Now I feel my heart beating
I feel my heart underneath my skin
And I feel my heart beating
Oh you make me feel
Like I’m alive again
Alive again
Oh you make me feel
Like I’m alive again

Said I can’t go on, not in this way
I’m a dream that died by light of day
Gonna hold up half the sky and say
Only I own me
And I feel my heart beating
I feel my heart underneath my skin
Oh I can feel my heart beating
Cause you make me feel
Like I’m alive again
Alive again
Oh you make me feel
Like I’m alive again

Turn your magic on, Umi she’d say
Everything you want’s a dream away
Under this pressure under this weight
We are diamonds taking shape
We are diamonds taking shape

If we’ve only got this life
This adventure oh then I
And if we’ve only got this life
You get me through
And if we’ve only got this life
In this adventure oh then I
Want to share it with you
With you
With you
Yeah I do
Woohoo
Woohoo
Woohoo

by : Coldplay